You need to enable javaScript to run this app.

SIRAMAN ROHANI RAMADHAN : MEMPERKUAT KEIMANAN DAN KEKELUARGAAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH

  • Rabu, 04 Maret 2026
  • Sukur Waluyo
  • 0 komentar
SIRAMAN ROHANI RAMADHAN : MEMPERKUAT KEIMANAN DAN KEKELUARGAAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH

Purwojati - Di tengah suasana penuh barokah bulan suci Ramadhan tahun ini, sekolah kami telah merayakan momen spiritual yang hangat dan inspiratif melalui program Siraman Rohani untuk para guru dan karyawan. Kegiatan rutin yang digelar setiap pagi saat apel upacara ini tak hanya menjadi ajang refleksi diri, tapi juga memperdalam iman, meningkatkan ibadah, serta mempererat ikatan kekeluargaan di antara seluruh elemen komunitas pendidikan. Sebagai bagian dari tradisi Ramadhan yang khas, acara ini menciptakan ruang bagi kita semua untuk merefleksikan makna mendalam dari peran profesional di tengah kesibukan harian.

 

Program ini dimulai sejak hari pertama Ramadhan, dengan jadwal pembicara yang disusun secara bergantian mulai dari pimpinan sekolah seperti Kepala Sekolah **Karmiati, S.Pd.**, Wakil Kepala Sekolah **Sugeng, S.Pd.**, kemudian melibatkan staf dari divisi Sarana Prasarana (**Setyo Pambudi, S.Pd.**), Kesiswaan (**Istikomah, S.Pd.**), Kurikulum (**Mutmainah, S.Pd.**), Humas (**Sukur Waluyo, S.E.**), dan terakhir guru serta karyawan lainnya secara bergiliran. Setiap sesi diberi tema bebas yang dipilih oleh narasumber sendiri, mencerminkan fleksibilitas dan kedalaman pesan rohani. Materi-materi yang disampaikan pun beragam dan menarik, mulai dari pentingnya bersyukur atas nikmat Allah SWT, cara meningkatkan semangat menjalankan tugas-tugas di bulan puasa, hingga pelajaran tentang hati yang lapang, ikhlas dalam melayani siswa, dan sabar menghadapi tantangan. Penyampaian yang santai namun penuh makna membuat setiap ceramah terasa dekat dan relevan, seperti obrolan sahabat yang menginspirasi jiwa.

 

Puncak antusiasme datang pada hari kelima, ketika Bapak Sukur Waluyo naik ke mimbar sebagai pembicara utama. Dengan gaya pengantar yang fasih dan penuh empati, beliau berhasil memukau hadirin—seluruh guru dan karyawan—yang menyimak dengan fokus penuh. Salah satu momen paling menggugah adalah ungkapan Bapak Sukur bahwa profesinya sebagai guru bukanlah sekadar pekerjaan biasa, melainkan bentuk ibadah langsung kepada Allah SWT. Pesan ini resonansi kuat di hati mereka, mengingatkan bahwa setiap interaksi dengan siswa, baik saat mengajar maupun membimbing, adalah amalan shaleh yang dapat menghapus dosa dan mendatangkan rahmat. Acara ini tidak hanya memperkaya ilmu agama, tapi juga membangkitkan semangat kolaborasi, menjadikan lingkungan sekolah lebih harmonis dan penuh kasih.

 

Melalui *Siraman Rohani*, sekolah kami menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan kerja sehari-hari. Ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan formal bisa saling melengkapi dengan pendidikan moral, menciptakan generasi pendidik yang tidak hanya cerdas akademis tapi juga saleh hati. Semoga momentum ini terus berlanjut, membawa manfaat abadi bagi semua.

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Karmiati, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamualikum Wr. Wb Atas Berkat Rahmat Allah, Tuhan yang Maha Esa dan doa restu serta kerja keras segenap keluarga...

Berlangganan